Bisa Dipercaya

Fakta Integritas Ujian Nasional Lahat Utamakan Kejujuran

Fakta Integritas Ujian Nasional lahatKomitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat di bidang pendidikan ternyata tidak perlu diragukan lagi. Langkah wilayah yang dipimpin Bupati Aswari Riva’i itu terus berpacu membenahi infrastruktur serta kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan.

Tengok saja, untuk meningkatkan kualitas SDM pendidikan, salah satunya sebanyak 57 kepala sekolah menengah atas (SMA) se-Kabupaten Lahat menandatangani fakta integritas ujian nasional (UN) jujur 2016 yang kali pertama dilakukan di Sumatera Selatan (Sumsel), awal pekan ini.

Acara yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Bukit Telunjuk itu, disaksikan sang Bupati Aswari Riva’i, Anggota DPR RI Ir. Sri Meliyana, Perwakilan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait serta ribuan pelajar.

Berita Sejenis
1 daripada 26

Bupati Lahat H Aswari Riva’i sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap dilakukannya penandatanganan fakta integritas ini bisa meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Lahat. “Dan yang terpenting lagi adalah apa yang dilakukan ini demi kebaikan Lahat serta bangsa dan negara. Saya lebih menginginkan 10 siswa yang lulus jujur daripada 1000 siswa yang lulus tapi tidak jujur,” tegasnya.

Aswari melihat SDM Lahat ke depan betul-betul unggul bukan cuma di tingkat daerah atau regional, bila perlu bisa terdepan pula di tingkat internasional. ‘’Saya yakin generasi muda Lahat mampu untuk itu,’’ ujar Bupati Aswari di Lahat, Rabu (16/3).

Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa peradaban di Bumi Seganti Setungguan itu telah ada sejak pra sejarah dengan banyak ditemukannya prasasti sejarah maupun megalit. Artinya, tambah Aswari, di sini jauh sebelumnya sudah ditempati manusia yang membangun peradaban. ‘’Mereka telah lebih dulu berpikir dari Bumi Seganti Setungguan,’’ ungkap Bupati.

Pelaksanaan acara fakta integritas serta dirangkai dengan try out akbar 5.079 pelajar SMA kelas XII se-Lahat tersebut bertujuan agar UN kali ini menjadi sangat berkualitas, jujur dan bertanggungjawab.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lahat, Sutoko mengungkapkan, cara seperti itu merupakan langkah untuk mendorong seluruh stakeholder untuk sama-sama melihat generasi muda ke depan agar lebih baik. ‘’Apalagi saat ini bangsa Indonesia sangat memerlukan generasi unggul dengan cara-cara yang jujur dan bertanggungjawab ditengah dekadensi moral yang menerpa Indonesia,’’ paparnya.

Sutoko percaya Lahat akan memulai itu semua serta berharap semoga digelarnya acara tersebut dapat menjadi inspirasi pula bagi daerah lain.

Sedangkan Perwakilan LPMP Sumsel H Yaswardi mengaku, kegiatan itu merupakan pertama kali dilakukan di Sumsel untuk tahun 2016. “LPMP Sumsel juga sangat berterima kasih kepada Bupati Lahat beserta jajarannya yang telah mampu menjalankan program pendidikan yaitu pendidikan yang berkarakter, cerdas dan terdepan,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, LPMP Sumsel siap untuk bekerjasama dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan adanya kerjasama di satuan pendidikan dan pemerintah daerah. “Dengan begitu akan menghasilkan dunia pendidikan yang bermutudan berkualitas,” jelasnya. (ADV/Hms)