Rokok Diambil, Robi Tewas Ditusuk

MayatPalembang– Gara-gara sebatang rokok, Robiansyah (27) tewas ditusuk. Pelaku kabur setelah menghujamkan belatinya ke dada korban.

Robi-sapaan korban- adalah warga Jalan Abikusno, RT 34/ RW 07 No: 1853, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati, Palembang ini, bersimbah darah ditusuk belati di dada bagian kiri.

Peristiwa naas terjadi, manakala korban bermula tengah bekerja membuat pagar di sebuah usaha keluarga bengkel las ‘Empat Saudara’ tak jauh dari kediamannya. Ia bekerja bersama sang ayah Firyanto (46), Selasa (15/3) siang. Tiba-tiba saja, datang orang tak dikenal mengendarai motor dan masuk ke bengkel. Si pengendara langsung mengambil sebatang rokok milik Robi yang terletak di kursi.

Merasa tersinggung, Robi kemudian menegur pelaku agar bersikap sopan karena telah memasuki bengkel dan mengambil rokok tanpa seizin dirinya. “Saya tidak kenal pak, anak saya juga sepertinya tak kenal. Pelakunya sekitar umur 40 tahun. Saat kami sedang bekerja tiba-tiba dia datang dan langsung mengambil rokok. Spontan saja saat itu anak saya menegur,” kata Firyanto ayah korban saat ditemui di Kamar Jenazah RS BARI.

Dikatakan Firyanto, mendapatkan teguran itu pelaku justru marah-marah dan membuat anaknya naik pitam dan berusaha mengusir dengan menggunakan pukul besi yang sedang dipegangnya. “Saya sempat berusaha menyabarkan dan menghentikan saat mereka adu mulut. Saat anak saya mau berdiri dari duduknya, korban melawan dan langsung mengeluarkan pisau dari pinggangnya. Seketika langsung menusuk di bagian dada kiri anak saya,” jelasnya.

Usai anaknya ditusuk, Firyanto kebingungan dan berusaha mengejar pelaku yang langsung melarikan diri. Namun langkahnya terhenti, saat melihat anak sulungnya tersebut tergeletak bersimbah darah. “Saya berusaha panggil warga sekitar untuk menolong anak saya yang tampak sekarat. Pelaku melarikan diri, tapi motornya ditinggal di lokasi dan sudah diamankan, saya dan tetangga langsung bawa anak saya ke rumah sakit,” bebernya.

Namun sayang, nyawa Robi tak terselamatkan. Informasi dari pihak rumah sakit, korban banyak kehabisan darah dan meninggal saat dalam perjalanan. “Kami itu tidak ada yang kenal dengan pelaku, saat kejadian cuma ada saya dan anak saya. Ada juga warga tapi cukup jauh dari bengkel. Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap pak dan dihukum seberat-beratnya,”harap Firyanto.

Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Suhardiman membenarkan telah terjadi peristiwa pembunuhan di wilayah hukumnya. “Motor pelaku sudah kita amankan sebagai barang bukti, kita sudah menyisir tempat kejadian perkara. Pelaku masih dalam pengejaran. Bisa dikenakan Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” tegasnya. O roky