Mantan Guru, Divonis Penjara Seumur Hidup

_20160315_180228Palembang – Ariansyah S.Pd (28) mantan guru honorer SMA Sampoerna di Palembang, divonis hukuman seumur hidup. Ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan pembunuhan pada Rahman Della (18).

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (15/3), Ariansyah dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan pada Rahman Della yang baru saja lulus dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Palembang.

“Sesuai dengan tuntutan jaksa. Dan terbukti melakukan tindak pembunuhan secara sah, dan memutuskan terdakwa Ariansyah dihukum dengan hukuman pidana seumur hidup,” ujar Ketua Majelis Hakim, Firman Pangabean SH MH.

Mendengar putusan hakim, puluhan keluarga dan kerabat korban yang memadati ruang sidang pun langsung bersorak dan beryukur.

“Alhamdulillah… Semoga hukuman ini setimpal dengan perbuatannya” ucap salah satu keluarga korban yang hadir dalam persidangan tersebut.

Sementara itu, Maysito – selaku ibu angkat korban – berterima kasih kepada majelis hakim dan jaksa yang sudah menuntut dan memutuskan hukuman seumur hidup.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada pak hakim, semoga hukuman ini setimpal dengan yang dilakukan tersangka” ujarnya.

Sementara itu, Suwino Winoto SH dan Evan Yuliandri SH pengacara Ariansyah, menyatakan pikir-pikir setelah diberikan waktu selama tujuh hari untuk upaya hukum ke depannya.

“Sementara ini pikir-pikir dulu. Mungkin akan banding dengan dasar bahwa pertimbangan majelis hakim bukan dari fakta persidangan dan hanya berdasarkan BAP,” terangnya.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ursula Dewi SH MH, menuntut terdakwa Ariansyah dengan hukuman pidana seumur hidup. Terdakwa Ariansyah secara sah dan terbukti melakukan pembunuhan berencana sesuai pasa 340 KUHP.

Sekadar membalik kisah, Rahman Della ditemukan tewas dengan keadaan bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di Jalan Sukabangun II Lorong Beringin No 1765 Rt 67 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis (9/7) setahun silam. O krdo