Sumsel Populer di Mata Dunia

Rusdi Tahar

Rusdi Tahar

Sumatera Selatan telah membuka mata Indonesia juga mata dunia. Bukan hanya percepatan pembangunan yang berhasil dipacu, melainkan keberanian provinsi ini menjadi tuan rumah berbagai acara berskala internasional.

Inilah yang diungkapkan Rusdi Tahar SE terkait pesatnya pembangunan di Sumsel. “Pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah yang ada sekarang ini sudah sangat baik dan sudah on the track,” katanya di Palembang, Minggu (13/3).

Lebih jauh, suami Nila Anggita ini menceritakan awal dirinya berkiprah di Sumsel sejak saat dirinya bergabung di Partai Amanat Nasional. Dari situ dirinya terus aktif dalam dunia politik di Sumsel, sampai ia terpilih sebagai anggota DPRD Sumsel periode 2009-2014.

“Sebagai wakil rakyat, saya mulai ikut dalam menentukan kebijakan pembangunan di Sumsel,” lanjutnya.

Menurut Rusdi, provinsi Sumsel memang mengalami perubahan yang cepat, ini tidak lepas dari peranan pemerintah yang terus melakukan terobosan program yang luar biasa.

“Pemerintah yang ada saat ini jeli dalam melihat peluang untuk membangun Sumsel. Ini terbukti dengan menjadi tuan rumah berbagai even internasional itu, banyak pembangunan di Sumsel,” ujar Rusdi.

Ketua DPD PAN Ogan Ilir ini, mengatakan kesuksesan pembangunan Sumsel itu sebaiknya bukan hanya secara kuantitas .

“Peningkatan itu haruslah berbarengan dengan peningkatan kualitas SDM yang ada di Sumsel,” katanya.

Namun ia juga mengakui masih ada kekurangan yakni pelayanan publik. Ini dikarenakan jumlah aparatur pemerintahan yang masih kurang secara kualitas.

“Kita harus banyak melakukan perhatian dan pemberian beasiswa kepada aparat pemerintah untuk meningkatkan kualitas mereka,” tutur anggota komisi I DPRD Sumsel ini.

Rusdi pun berharap agar adanya peranan lebih dari pemerintah pusat  membantu pembangunan di Sumsel.

“Di bidang infrastruktur memang sekarang ini pemerintah pusat sudah membantu Sumsel cukup besar dengan adanya pembangunan jalan tol, LRT dan lainnya. Tapi kita minta peranan pemerintah pusat harusnya lebih besar lagi karena Sumsel sebagai penyumbang kelima pendapatan negara,” jelasnya.

Rusdi juga meminta kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten yang ada untuk lebih berpihak kepada petani yang ada di daerah.

“Petani sekarang bukan hanya kesulitan dalam hal pendapatan saja, tapi yang menjadi persoalan utama yakni jaminan kepemilikan lahan,” lanjutnya.

Di ujung percakapan, Rusdi mengaku sering menerima keluhan dari para petani.

“Mereka sering berhadapan dengan perusahaan besar jika ada sengketa lahan. Nah, pemerintah harus bisa melindungi petani ini. Jangan sampai pemerintah lebih berpihak kepada para pemilik modal dan mengorbankan petani sebagai rakyatnya,” pungkasnya. (korankito.com/reno)