Sambangi Pelosok Desa, Langkah Jitu Aswari

Langkah Jitu Wari Sentuh RakyatLahat – Sentuhan dalam membangun Kabupaten Lahat lewat pemberdayaan potensi masyarakat juga dilakukan Aswari dengan mendorong pula pembangunan sumber daya manusia (SDM). Paling tidak, Aswari beserta jajaran Pemkab Lahat tidak sungkan-sungkan untuk menyambangi warga di pelosok-pelosok desa. ‘’Itu kami lakukan sebagai bagian dari silaturahmi serta mendekatkan diri antara pemimpin dan masyarakat. Sekaligus untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan warga dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang program pemerintah,’’ ujar Aswari.

Dia mengungkapkan, lewat komunikasi langsung itu pula dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat agar mengubah mindset berpikir maupun perilaku bahwa masyarakat Lahat bukan warga kelas dua. ‘’Kami selalu memberikan pencerahan tentang bagaimana cara hidup sehat, pentingnya pendidikan serta mengajak masyarakat untuk siap bersaing dengan masyarakat lain di luar Lahat,’’ paparnya.

Ternyata langkah jitu yang dilakukan Aswari mulai menunjukkan hasil, perilaku masyarakat yang selama ini kurang peduli terhadap lingkungan serta kurang pahamnya potensi yang dimiliki secara perlahan berubah menujuk perbaikan.

Setidaknya, data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat menunjukkan, untuk sektor pendidikan angka putus sekolah (APS) untuk anak usia 7 tahun hingga 18 tahun pada 2013 berada pada posisi 28,41%, berubah signifikan dibandingkan pada 2010 dengan 41,53%. Begitu pula dengan angka kematian bayi per seribu kelahiran yang pada 2010 sebesar 31,18% berubah menjadi 2,26% pada 2014. Sedangkan status gizi buruk di Kabupaten Lahat pada 2010 sebasar 0,99% mampu ditekan menjadi 0,04% pada 2014.

Masih di sektor kesehatan, banyaknya kasus 10 penyakit terbanyak di Lahat seperti, penyakit saluran pernapasan bagian atas, diare/disentri, malaria, penyakit sistem otot dan jaringan, penyakit kulit, darah tinggi, rongga mulut, penyakit mata, asma, keracunan, serta penyakit telinga data BPS Lahat mengungkapkan, pada 2010 penderita 10 penyakit tersebut 66.847 jiwa berkurang sekitar 44% atau menjadi 37.181 jiwa pada 2014.

‘’Saya selalu menekankan kepada masyarakat untuk selalu berpola hidup sehat, sebab kesehatan masyarakat akan menentukan derajat kesehatan Kabupaten Lahat,’’ tutur Aswari. (KORANKITO.com/adv/hms)