Pelaku Curanmor Diringkus Saat Tidur Siang

CoranmorPalembang – Tersangka Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Irfan (25) ditangkap aparat kepolisian Satreskrim unit Pidum Polresta Palembang saat sedang tidur siang. Irfan yang tercatat sebagai warga Jalan Ratu Kadir Lorong Mitra II RT 22 RW 003 Kelurahan Jaya Kecamatan Gandus ini, ditangkap tanpa perlawanan dan tak berkutik sama sekali ketika polisi yang sudah mengepung kediamannya.

Saat digelandang ke Mapolresta Palembang, Irfan berkilah jika barang bukti sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z tanpa kelengkapan surat menyurat dan nomor polisi yang terparkir di depan rumahnya tersebut bukanlah miliknya melainkan milik kerabat jauh dari istrinya berinisial ‘AP’ dan kerap di sapa Pakde.

“Saya tidak tau tentang sepeda motor itu, setahu saya motor itu, dititipkan Pakde sama istri saya Yuni. Motor itu, dititipkan Pakde sama istri saya semalam saat saya sedang bekerja di salah satu Pabrik Karet di kawasan Gandus,” katanya.

Menurutnya, keesokan paginya pukul 07.00 WIB, saat ia pulang ke rumah usai bekerja, sepeda motor tersebut sudah ada di rumahnya.”Saya langsung tanya sama istri saya, dan katanya itu sepeda motor bawaan Pakde, saya bilang sama istri jangan suka menerima barang titipan takutnya itu barang curian.

Tapi kata istri saya Pakde baru membelinya dari seseorang tak tahu dari siapa. Setelah itu saya langsung masuk kamar untuk beristirahat, baru mau memejamkan mata polisi datang menggerebek rumah saya dan membawa saya ke sini, katanya saya tersangka Curanmor. Sumpah Pak !, saya bukan maling,” ungkap bapak satu anak ini.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede melalui kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengatakan, bersama tersangka pihaknya turut mengamankan barang bukti sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z, tersangka ditangkap tanpa perlawanan sama sekali,

“Tersangka terus mengelak tentang pencurian yang dilakukannya, dan menurut tersangka sepeda motor tersebut milik kerabat dekat istrinya berinisial ‘IP’. Saat ini kita masih memburu keberadaan ‘IP’ yang tengah berada di Kota Belitang OKUT. Sedangkan terkait tersangka Irfan yang terus mengelak, tapi kita kan mempunyai barang bukti yang diamankan yakni merupakan hasil curian,” tutupnya (Korankito.com/rocky)