Larikan Anak Gadis, Kakek 18 Cucu Diciduk

IMG_2776Palembang – Jumaidi (70), kakek 18 cucu, diamankan jajaran Unit Perempuan dan Perlindungan anak Mapolresta Palembang. Pasalnya, ia nekat membawa kabur AR (17), gadis keterbelakangan mental, yang masih tetangganya. Bahkan warga Jalan Tanah Malang, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati ini, juga menikahinya secara siri.

AS (45), ayah korban yang merasa tak senang, akhirnya melaporkan Jumadi. Kepada petugas, Jumadi membantah melakukan perbuatan itu secara paksa.‎ “Kami itu suka sama suka, tidak pernah saya memaksa. Justru dia yang meminta   dinikahi,” katanya, di Mapolresta Palembang, Rabu (9/3).

Menurut Jumadi, perkenalan dirinya dan AR, pada September tahun lalu. AR menghampiri Jumadi saat berkerja sebagai pembuat perahu di dekat rumahnya. “Kemudian dia SMS saya minta temui, dia memang agak kurang tapi kalau main HP dia bisa. Jadi saya temui dan ajak nikah di kepala desa Pemulutan, tapi berhasil digagalkan orangtuanya yang membujuk kalau akan dinikahkan secara resmi. Rupanya itu cuma tipuan saja, kami tidak dinikahkan,”bebernya.

Merasa sudah terlanjur cinta, keduanya memutuskan untuk menikah kembali di desa Cahaya Marga, Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, medio Februari lalu. “Di sana kami benar-benar menikah, sudah sebulan ini kami hidup serumah. Tapi orang tuanya justru kembali melaporkan saya ke polisi, padahal kami suka sama suka. Alasannya karena umur saya terlalu jauh sama istri saya ini. Sekarang saya pasrah, mungkin juga mati di penjara,” katanya.

Kasat Reskrim Mapolresta Palembang, Kompol Marully Pardede SIK melalui Kanit PPA, Iptu FG Malina membenarkan pihaknya telah mengamankan Jumadi atas laporan orang tua korban dengan tanda bukti nomor LP/B-2029/IX/2015/Sumsel/Resta.

“Laporannya tahun lalu, tapi pernikahan itu berhasil digagalkan orang tua korban. Sekarang mengulang kembali dan kita amankan. Bisa dijerat pasal 332 KUHP tentang melarikan anak di bawah umur dengan ancaman 9 tahun penjara,” pungkasnya. (KORANKITO.com/roki)