Tertipu Cek Bodong

 

IMG_20160307_134253KORANKITO.com-Palembang

Sial dialami Arima Sulaiha (45). Warga Jalan Inspektur Marzuki, Lorong Bakti, Nomor 1955, RT01/08, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, harus kehilangan uang jutaan rupiah setelah menjadi korban penipuan.

Arima kemudian melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolresta Palembang, Senin (7/3). Kejadian bermula saat Arima menemukan seberkas cek Bank Danamon dengan nominal Rp1,9 miliar atas nama Harri, warga Komplek Citra Garden Blok B9, Kelurahan Suka Ramai, Kota Pekanbaru Riau.

Dalam berkas surat tersebut terlampir cek atas nama Harri yang mengaku sebagai Presiden Direktur PT Duta Jaya Abadi. Terkecoh, Arima yakin cek yang ditemukannya adalah cek asli.

“Saya temukan tepat di depan rumah, di sana tertera nomor telepon yang bersangkutan. Merasa kasihan, saya hubungin nomor itu. Saat ngobrol dia benar mengaku kehilangan cek itu, dia bilang sama saya kalau akan memberikan upah sebesar Rp100 juta jika saya mengirimkan uang itu dan ditransferkan kepadanya. Kemudian saya dipandu ke ATM,” ujarnya.

Arima bergegas menuju ATM Bank BRI Pakjo Kecamatan Ilir Barat I. “Di situ saya dipandu untuk menekan tombol-tombol ATM. Tanpa sadar, Arima kemudian  mentransfer uang Rp6,3 juta dari rekening pribadinya ke rekening atas nama Rita. “Saya cek ternyata saldo saya habis, di situ baru sadar telah menjadi korban penipuan dan langsung melapor,” tegasnya.

Kasat Reskrim Mapolresta Palembang Kompol Marully Pardede SIK melalui Kanit SPK Aiptu M Fajar mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan korban dengan tanda bukti nomor LP/B-618/III/2106/Sumsel/Resta. “Laporan sudah kita terima dan akan diserahkan ke Satreskrim, bisa dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan,” katanya.Roki