Bisa Dipercaya

DPRD Sumsel Setujui BOT Pasar Cinde

 

DSCN4231KORANKITO.com-Palembang

Rencana Build Operate Transfer (BOT) terhadap pengembangan pembangunan kawasan pasar moderen, Pasar Cinde dengan pengembang PT Magna Beatum, akhirnya disetujui DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Berita Sejenis

Tim Satgas Lubuklinggau Cek Stok Jelang Natal

Temani Cari Ponsel, Pelajar SMA Diperkosa

Asah Otak Sebelum Tumpul

1 daripada 3.080

Persetujuan disampaikan Pansus II melalui jurubicara Agus Sutikno SE, MM, MBA, dalam rapat  paripurna DPRD Sumsel dengan agenda laporan hasil penelitian dan pembahasan, Senin (7/3).

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel M Yansuri dan dihadiri Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas  dan jajaran Wakil Ketua DPRD Sumsel serta Wagub Sumsel H Ishak Mekki.

Agus Sutikno SE MM MBA menyatakan, pihaknya sependapat dan menyetujui BOT kawasan Pasar Moderen Pasar Cinde  dengan PT Magna Beatum dengan 8 syarat. Satu di antaranya  jumlah pedagang yang ada saat ini sebagaimana penjelasan  PD Pasar Jaya Palembang sebanyak 877 pedagang terdiri dari 466 petak dan 411 los.

“877 pedagang tersebut harus menjadi prioritas pertama untuk menempati kembali Pasar Cinde pascapenyerahan bangunan awal. Diprioritaskan bagi pedagang lama,” katanya.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, relokasi  pedagang lama dilakukan sebelum dimulainya pembangunan dan di tempat yang layak dagang serta lokasi  sementara tidak terlalu jauh dari Pasar Cinde. “Tentu dengan biaya yang terjangkau oleh pedagang lama. Khusus pengelolaan perparkiran  komposisi pembagian hasil adalah 55 persen Pemprov Sumsel dan 45 persen investor,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Sumsel M Yansuri mengatakan, kerjasama BOT pembangunan kawasan pasar moderen, Pasar Cinde dengan pengembang PT Magna Beatum  akan bermanfaat bagi masyarakat Sumsel.reno