Bisa Dipercaya

Besuk Pacar, Malah Diciduk Polisi

 

IMG_2723KORANKITO.com-Palembang

Heri (30), warga Jl Sukakarya, Kelurahan Sukarami, Palembang, tak menyangka bakal berurusan dengan polisi. Niatnya membesuk kekasihnya yang diamankan karena kasus narkoba di Polresta Palembang, berujung penangkapan atas dirinya, Senin (7/3) petang.

Berita Sejenis
1 daripada 2

Tak butuh waktu lama, aparat Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang pimpinan AKP Robert P Sihombing SH langsung menggelandang tersangka Heri.

“Penangkapan ini langsung dikoordinasikan dengan Satreskrim Polres Muaraenim. Dari keterangan sementara, tersangka ini berperan sebagai penadah uang transferan,” ungkap Kasat Reskrim Kompol Maruly Pardede, SH, SIK.

Modusnya, Heri dan temannya Ari (34) yang lebih dulu ditangkap Unit Pidum, membobol ATM milik Leni sebesar Rp. 4 juta di mesin ATM Mandiri Alfamart OPI, Jakabaring.

Ari bersama Uj yang kini buron mengganjal ATM milik korban. Pelaku berpura-pura membantu korban sambil mengintip nomor PIN ATM. Tanpa disadari oleh korban, pelaku kemudian menukar kartu ATM tersebut dengan kartu lain.

Saat korban berusaha mengurus ke Bank, kawanan pelaku kemudian segera menarik uang dari saldo tabungan korban di mesin ATM lain. Uang itu, kemudian ditransfer ke rekening milik Heri.

“Aku dihubungi Ujang, dia nanya ada ATM Mandiri tidak? Kujawab ada, dia nitip duit Rp25 juta. Aku tidak tahu duit itu dari mana, sebab aku juga tidak kenal dekat dengan mereka,” kilah Heri, saat diamankan di Satreskrim Polresta Palembang.

Ia mengaku sama sekali tak tahu modus kejahatan yang dilakukan kawanan spesialis pembobol ATM ini. “Aku ini mau besuk pacar yang ditangkap karena narkoba. Tapi tidak disangka malah ditangkap polisi. Yang jelas, saya tidak terlibat dan tidak tahu,” ujarnya.roki