Bisa Dipercaya

Jelang GMT, Penjualan Kacamata Masih Stabil

Jpeg
Jpeg

KORANKITO.com-Palembang

Menjelang hari Gerhana Matahari Total (GMT) pada Rabu (9/3) pagi, penjualan kacamata di Kota Palembang masih normal seperti biasanya. Belum ada tanda-tanda lonjakan pembeli yang akan menyaksikan proses terjadinya GMT.

Berita Sejenis
1 daripada 5

Irsan, salah satu pedagang kacamata di kawasan Jalan Jendral Sudirman Kota Palembang, menuturkan, sampai H-3 GMT, belum ada tanda-tanda peningkatan penjualan kacamata.

“Masih sama saja seperti hari biasa. Belum ada peningkatan jumlah pembeli. Mungkin, ini juga dampak dari ekonomi kita yang sedang turun,” ujarnya, saat dibincangi Koran Kito, Minggu (6/3).

Diakuinya, hingga saat ini belum ada warga Palembang yang menanyakan penjualan kacamata gerhana. “Kalau kacamata gerhana matahari sudah ada beberapa agen yang menawarkan. Namun, kalau melihat kondisinya seperti ini, kita tidak berani mengambilnya, karena sampai sekarang saja, tidak ada yang bertanya, apalagi membeli,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Irwan pedagang kacamata di bawah Jembatan Ampera 7 Ulu. Irwan mengatakan, omset penjualan kacamata yang digelarnya masih berada normal.

“Masih seperti biasa belum laku. Mungkin mendekati GMT baru ramai. Sedangkan, untuk kacamata gerhana, memang kami belum jual. Di agen saja tidak ada, bagaimana mau menjualnya. Tetapi, kalau nantinya sudah ada, pasti kita akan jual,” katanya.

Gerhana Matahari Total akan melintasi Kota Palembang pada Rabu pagi. Puncaknya, Dinas Budaya dan Pariwisata provinsi Sumatera Selatan telah menyiapkan acara di atas Jembatan Ampera.

Selain wisatawan asing dan wisatawan lokal yang hadir, ada juga beberapa media yang akan melakukan peliputan secara langsung  terjadinya gerhana matahari tersebut.deny