Ingin Punya Motor, Motor Bos Sendiri Diembat

 

IMG_2691KARANKITO.com-Palembang

Gara-gara ingin mempunyai sepeda motor, Gandi Saputra (19), warga Lorong Asam, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, nekat mencuri sepeda motor Yamaha V-xion BG 2561 AC milik Candra, warga Simpang Panca, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I, yang juga bosnya sendiri.

Gandi kemudian diamankan petugas saat berada di kawasan 10 Ulu, Jumat (4/3) malam. Saat ditangkap, Gandi hanya bisa pasrah dan mengangkat tangannya ke atas. “Ampun saya menyerah,” katanya.

Ketika digiring ke Polsek SU I, Gandi mengaku, kejadian berawal saat dirinya ditugaskan bosnya menjaga bengkel tambal ban di tempat kerjanya, Jumat (26/2) lalu.

Saat malam hari, Gandi berpikir untuk mencuri sepeda motor yang saat itu tengah terparkir di luar rumah. “Subuh itu tidak ada orang jadi muncul niat jahat saya untuk mencuri motor.  Saya juga melihat kunci motor itu ada di dalam tas, jadi saya ambil. Rencana motor itu mau dipakai sendiri,” ujarnya.

Tak hanya sepeda motor yang diambil, Gandi juga mengambil handphone  milik Candra juga dari dalam tas. Setelah berhasil mencuri motor, Gandi langsung kabur membawa ke Prabumulih. Sepekan kemudian, ia kembali ke Palembang.

“Hape saya jual Rp50 ribu untuk beli bensin ke Prabumulih. Saya kembali ke Palembang karena ditelepon oleh teman. Katanya kalau motor itu tidak dikembalikan dia yang akan ditahan. Saya pulang, malah saya yang ditangkap, saya menyesal,” ungkapnya.

Kapolsek SU I Kompol Suhardiman  mengatakan, penangkapan Gandi berdasarkan laporan korban yang mengaku telah kehilangan sepeda motor.  Setelah dilakukan penyelidikan, Gandi langsung diamankan di kawasan 10 Ulu berikut barang bukti motor Yamaha V-xion milik korban.roki