Bisa Dipercaya

Paripurna Interpelasi Walikota Ditunda

 

Jpeg
Jpeg

KORANKITO.com-Palembang

Berita Sejenis
1 daripada 8

Rapat paripurna anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, tentang penyampaian hak interplasi kepada Walikota Palembang Harnojoyo terkait pengangkatan delapan pejabat eselon III tidak terlaksanakan. Peserta rapat yang dilaksanakan di Gedung DPRD Palembang, Jalan Gubernur H Bastari, Jumat (4/3), tidak mencapai 50 persen plus satu.
Dari 50 anggota DPRD Kota Palembang, hanya 22 mendatangani pengajuan hak interplasi terhadap Walikota Palembang. Namun, untuk yang hadir dalam rapat paripurna hanya ada 18 orang. Pimpinan rapat Ketua DPRD Kota Palembang Darmawan sempat menskorsing selama satu jam.

Dalam rapat sempat terjadi interupsi. Antara lain dari Fraksi Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP), M Aidil Adhari, ST, didampingi Wakil Ketua Fraksi PDIP HM Ali Syahban, SH.

“Rapat Paripurna hak interplasi ini bukannya batal atau gagal. Walaupun belum kourum masih dapat dilanjutkan di lain waktu. Kita akan giatkan ini di Badan Musyawarah,” ujarnya.

Sedangkan anggota DPRD Hidayat Comsu menanyakan alasan Walikota Palembang yang tidak hadir. Padahal undangan sudah disampaikan sejak jauh-jauh hari.

Pertanyaan Hidayat langsung dijawab Sekretaris Daerah Kota Palembang, yang menyampaikan bahwa, walikota berhalangan hadir dalam rapat karena Harnojoyo pergi  ke Makassar memenuhi undangan Menteri Lingkungan Hidup terkait pengolahan sampah plastik.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Palembang Antoni Yuzar mengatakan, tujuan digelar interpelasi ini untuk mempertanyakan permasalahan-permasalahan yang ada pada Pemerintahan Palembang.

“Ini kewajiban anggota dewan untuk mempertanyakan permasalahan yang sudah berkembang di kota Palembang. Sesuai dengan KASN dan sanksi KASN, agar Walikota memberikan jawaban. Kalau, jawabannya pas, semua selesai,” ujarnya.deni