Copet di Bus Kota Terkapar Diterjang Timah Panas

 

IMG_2602KORANKITO.com-Palembang
Baru sebulan bebas dari penjara, Wilanda (31), resedivis copet dalam bus, kembali dijebloskan ke penjara. Ia diringkus anggota Satreskrim Unit Pidum Polresta Palembang. Polisi terpaksa menyarangkan timah panas di kaki kirinya lantaran Wilanda berusaha kabur saat hendak ditangkap
Warga Jalan Tangga Takat, Lorong Sukalila, Kecamatan SU II ini, mengaku aksi pencopetan terpaksa dilakukan lakukan lantaran tak memiliki pekerjaan. Biasanya  saat mencopet ia selalu ditemani tiga  rekannya, Ita dan Danil yang juga sudah ditangkap dan EM yang kini masih buron.
“Sudah dua minggu tak punya uang, jadi nekat mencopet sendirian. Saya selalu beraksi dalam bus kota dan mengincar  wanita. Sebelum ditangkap, saya mencopet di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Masjid Agung Palembang,” katanya.
Setelah berhasil mencopet dalam bus, dirinya turun di depan Pasar Cinde. Namun, ternyata aksinya sudah diketahui polisi yang mengincar lalu menangkapnya. “Saya ini mencopet sudah lima tahun, biasanya barang hasil copetan saya jual ke tetangga atau pedagang loak Pasar Cinde. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari. Baru satu bulan bebas dari penjara dengan kasus yang sama,” katanya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede memalui Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengatakan,Wilanda merupakan resedivis copet yang memang dicari anggotanya. “Ia terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba kabur dari kejaran petugas. Bersama tersangka kita juga mendapatkan barang bukti hape Nokia,” katanya.roki