Hizbut Tahrir Tolak LGBT

Jpeg

Lajnah Khusus Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia Sumatera Selatan menggelar aksi demontrasi di simpang DRPD Sumsel, Palembang, Sabtu (27/2).

KORANKITO.com-Palembang

Penolakan terhadap kaum lesbi, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT kembali disuarakan. Kali ini, puluhan pemuda yang berasal dari Lajnah Khusus Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia Sumatera Selatan menggelar aksi demontrasi di simpang DRPD Sumsel, Palembang, Sabtu (27/2).

Ketua LKM Hizbut Tahrir Indonesia Luckiansyah mengatakan, LGBT merupakan prilaku yang menyimpang dan melanggar syariat agama Islam, serta akan berdampak membawa malapetaka maupun bencana di Indonesia.

“Gerakan dan propaganda LGBT jelas akan membawa bahaya besar di negeri ini, serta penduduknya. Jika nantinya, perilaku seperti ini terus berkembang, bukan tidak mungkin bisa terjadi bencana maupun malapetaka di negeri ini,” ucapnya dalam orasinya.

Menurutnya, dalam skala nasional hingga tahun 2013 lalu terdapat 119 organisasi atau komunitas LGBT di 28 dari 34 provinsi di Indonesia. Itupun, belum lagi termasuk organisasi-organisasi HAM yang membela hak-hak LGBT.

“Hentikan dan lawan propaganda sekaligus perkembangan LGBT serta organisasi-organisasi yang mendukung keberadaan mereka di negeri ini, dengan menindak tegas pelakunya, diberikan hukuman yang berat juga,” ujar Lucki pangilan akrabnya.

Salah satu anggota LKM Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Anton menambahkan, LGBT meminta dilegalkan di Indonesia, sama saja menghalalkan diri sendiri. Ini berarti penduduk Indonesia mengundang  azab dari Allah SWT karena sudah jelas penyimpangan seksual ini haram hukumnya.

“Seperti kejadian di zaman Nabi Luth, kita sudah bisa mengambil pelajaran dari sana, bahwasannya orang yang melakukan penyimpangan seksual akan mendapatkan azab. “Apakah kita rela, melihat saudara kita, teman bahkan seluruh rakyat Indonesia, mendapatkan musibah, karena kaum LGBT ini? Kami tidak rela,” tegasnya. deny