Tes Urine di Kandang Kaum Pendidik

kantor Disdikpora Palembang di Jalan dr Wahidin No 03, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Ilir Barar I.

kantor Disdikpora Palembang di Jalan dr Wahidin No 03, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Ilir Barar I.

Palembang – KORKIT

Beginilah Indonesia. Setelah peristiwa aib terungkap, baru sibuk membenahi diri. Tengok saja yang dilakukan Disdikpora Kota Palembang. Setelah kepergok pegawainya pesta shabu di kantor, baru mau melakukan tes urine.

Tertangkapnya empat tenaga honorer dan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, membuat Kepala Disdikpora Palembang Ahmad Zulinto, akan melakukan test urine terhadap bawahannya.

“Saya sudah meminta kepada BNN Sumsel dan BNK Kota Palembang, untuk melakukan tes urine terhadap pegawai Disdikpora Palembang,” ucap Zulinto saat jumpas pers usai acara Lounching TPA, di SDN 23 Palembang, Rabu (24/2).

Tidak hanya dikalangan Disdikpora saja, dirinya juga mengatakan akan menerapkan tes urine hingga ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Disdikpora kota Palembang.

Namun, ketika disinggung kapan akan melakukan tes urine tersebut, dirinya belum bisa menjelaskan secara rinci. Zulinto hanya menjelaskan jika sudah berkordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel, serta Badan Narkotika Kota Palembang.

“Saya belum menentukan jadwal pemeriksaan. Nantinya para pegawai akan dipertemukan dalam satu acara, dan langsung dilakukan tes urine. Jika nanti jadwal tes urine bocor dan ada yang tidak ikut, malah saya akan tambah curiga,” jelasnya.

Pihak Disdikpora menyesalkan atas penangkapan yang dilakukan BNN terhadap lima pegawai di Disdikpora Palembang. Pasalanya, setiap hari Senin, dirinya beserta jajaran selalu menyuarakan untuk menjauhi narkoba dan kenakalan remaja kepada para pelajar di Palembang.

“Setiap upacara hari Senin di sekolah, selalu kami sosialisakan tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Tapi justru dibalik itu, ada oknum honorer dan PNS yang melakukan pesta narkoba,” ucapnya.

Ahmad Zulinto, Kepala Disdikpora Palembang (foto denny)

Ahmad Zulinto, Kepala Disdikpora Palembang

Dipecat

Ahmad Zulinto mengatakan, pihaknya memecat pegawai honorer yang tertangkap tangan, sedang berpesta narkoba di kantor Disdikpora Palembang, di Jalan dr Wahidin No 03, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Ilir Barar I.

“Tenaga honor tersebut sudah saya pecat, tidak ada ampun bagi mereka. Saya sudah meminta Kepala Sub Bagian Kepegawaian Disdikpora Palembang, untuk membuat surat pemecatan terhadap pegawai yang terlibat narkoba,” ujarnya dalam jumpa pers di SDN 23 Palembang, Rabu (24/2).

Sedangkan untuk satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang juga terlibat, pihaknya sudah melayangkan surat ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), untuk segera diproses hukum.

“Kita sudah melayangkan surat ke BKD Sumsel. Sekarang terserah mereka mau mengeluarkan hukuman seperti apa. Kita juga masih menunggu apa proses hukum dari BNN, apakah akan ditindak atau direhabilitasi,” ucapnya.

Dirinya juga meminta maaf kepada rekan media, lantaran baru memberikan pernyataan terkait penggerebekan pesta narkoba di kantor Disdikpora Palembang.

“Saya mohon maaf baru sekarang memberikan keterangan resmi, karena masih menunggu pernyataan dari kepala BNN Sumsel terlebih dahulu. Barulah sekarang atas izin Walikota, kami memberi keterangan resmi,” ujar Zulinto.

Dirinya juga berharap kepada BNN Sumsel, agar dapat bekerjasama dengan Disdikpora Palembang, dalam hal memberantas penyalahgunaan narkoba, dan terus melakukan penyusutan terhadap pelaku lain.

“Saya berharap BNN untuk terus bekerjasama dengan kami. Saya akan menghadap kepala BNN, untuk mengejar pelaku lainnya. Jadi penelusuran harus tetap dijalankan,” ujarnya. deny