Bisa Dipercaya

Oknum Pemeras Harus Dipidana

KORANKITO.com

Palembang – Kasus tertangkap tangan tiga oknum polisi berinisial FG, RM, dan DS yang diduga melakukan pemerasan terhadap terduga pengguna narkoba Ridafa Alam, mendapat perhatian dari kriminolog Sumsel Sri Sulastri,

Menurut Sri, dirinya menyayangkan kasus tersebut, sebab perbuatan oknum itu sudah melanggar kode etik kepolisian yang seharusnya tidak boleh menyalahgunakan penanganan kasus. Bahkan Polri harus meningkatkan pembinaan terhadap anggotanya tentang bahaya narkoba terhadap masyarakat pada waktu masih mengenyam pendidikan.

Berita Sejenis

SMKN 2 Palembang Bidik World Class

Dzhalilov Targetkan Top Skor Bersama SFC

Terduga Teroris ‘Jakfar’ Dikenal Tertutup di…

1 daripada 3.067

“Sangat disayangkan, perbuatan oknum tersebut sudah melanggar kode etik kepolisian. Seharusnya pembinaan lebih ditingkatkan lagi  sehingga tak ada lagi penyalahgunaan yang dilakukan oleh oknum,” tegas  Sri, Jumat (19/2).

Sri menambahkan, sanksi kode etik saja tidak cukup diberikan kepada para oknum yang melakukan tindakan fatal tersebut. Bagi Sri, harus ada sanksi tegas dari atasan, agar tindakan yang dilakukan para oknum tidak lagi mencoreng citra kepolisian di mata masyarakat.

“Sanksi tegas itu harus, Itu sudah masuk hukum pidana. Bila perlu dilakukan pemecatan agar kejadian ini tidak terjadi lagi untuk para anggota lainnya. Apa kata masyarakat kalau nama baik Polri harus tercoreng oleh ulah para oknum tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Djoko Prastowo menegaskan, ketiga oknum tersebut kini masih dalam pemeriksaan oleh anggota Propam Polda Sumsel. Selain sanksi kode etik, ketiganya akan dikenakan sanksi disiplin.  “Sudah kita periksa, sanksi yang dikenakan yakni kode etik dan disiplin. Yang pasti jika terbukti bersalah, ketiga anggota tersebut akan kita kenakan pasal tindak pidana,” pungkas Kapolda.

Sebelumnya tiga oknum polisi berpangkat Brigpol yang diketahui bertugas di unit Sabhara Polresta Palembang harus berurusan dengan Unit Propam Polda Sumsel.

Diduga ketiga oknum ini diamankan karena terlibat aksi pemerasan terhadap Ridafa Alam (27), yang ditangkap atas tuduhan sebagai pengguna narkoba, di depan Diklat Keuangan Sukabangun II, Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis (18/2) sekitar pukul 11:00.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan berawal ketika ketiga oknum polisi baru saja lepas dinas. Saat itu mereka menangkap Ridafa, terduga pengguna narkoba di kawasan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang.

Pengguna narkoba itu langsung dibawa ketiga oknum polisi ini. Namun karena tak ditemukan barang bukti ketiga oknum polisi tersebut meminta uang damai kepada Ridafa sebesar Rp25 juta. ardo