Bisa Dipercaya

MotoGP Berdampak Positif Bagi Ekonomi Sumsel

 

IMG-20160218-WA0007KORANKITO.com-Palembang

Dipilihnya Palembang menjadi tuan rumah MotoGP 2018 disambut baik berbagai kalangan masyarakat. Tokoh otomotif Sumsel Riduan Temenggung, menilai penyelenggaraan even bergengsi ini akan memajukan perekonomian rakyat Sumsel, khususnya kota Palembang.

Berita Sejenis

“Ini sangat positif bagi kita semua, akan berdampak terhadap kemajuan ekonomi masyarakat Palembang. Di setiap kali penyelenggaraan akan ada putaran uang miliaran rupiah,” ujarnya saat ditemui di rumah kediamannya, Kamis (18/2).

Menurut Riduan,setiap kali penyelenggaraan biasanya dimainkan tiga class, yakni MotoGP3 125 CC, GP-2 250 CC, dan GP-One 500 CC. Paling tidak, dalam satu kelas terdiri dari sebelas sampai dua belas tim yang ikut. “Satu tim biasanya, ada satu sampai dua pembalap, belum termasuk rombongan yang jumlahnya kisaran 50 sampai 80 orang. Bayangkan berapa orang yang datang ke Palembang dari tim saja,” jelasnya.

Selain itu, belum lagi agen tunggal pemegang merek yang ada di Indonesia ikut hadir. Misalnya, setiap satu provinsi memiliki satu kantor cabang, sudah ada 33 kantor cabang datang ke Palembang.  “Di setiap kantor cabang, misalnya kepala cabang, manajer, dan pegawai lainnya, berjumlah lima orang, dikalikan 33 provinsi, jadi totalnya 165 orang, datang ke Palembang. Jika membawa uang dipukul rata Rp10 juta, untuk kebutuhan menginap, makan, dan oleh-oleh, sudah berapa uang yang keluar,”ungkap RT panggilan akrabnya.

Berkaca pada penyelenggaraan MotoGP di Sepang Malaysia, hampir 30 persen atau bekisaran 30.000 rakyat Indonesia  menyaksikan Valentino Rossi yang bertarung di arena balapan. “Bayangkan, 20.000 orang hadir, setiap satu orangnya membawa uang Rp5 juta, perputarannya uangnya sudah Rp100 miliar. Belum lagi, kesempatan kontrak dengan sponsor lainnya, jadi banyak manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkan mantan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumsel ini, gelaran MotoGp  dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Setidaknya, untuk proses pembangunan fisik, sudah membutuhkan tenaga kerja, baik itu kuli kasar maupun tenaga ahli.

“Apalagi sudah jadi nanti, akan menyerap banyak tenaga kerja. Misalnya di area parkir saja sudah berapa ribu yang dipakai, belum lagi untuk tenaga pendukung sebagai panitia penyelanggaraan, jadi akan ada kurang lebih 5000-an tenaga kerja yang akan terlibat,” katanya.

“Kita baik itu IMI maupun sponsor bisa mengisi sirkuit dengan berbagai kegiatan. Seperti membuat sekolah mengemudi, test drive produk mobil baru, sekolah balap motor maupun mobil sehingga nantinya Sumsel bisa melahirkan pembalap handal,” kata Riduan.

Riduan mengakui mengapresiasi Gubernur Sumsel, Alex Noerdin atas keberhasilannya meyakinkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuff Kalla,dan Kemenpora sehingga Palembang menjadi tuan rumah MotoGP 2018.

“Sebenarnya, kita terus dilirik oleh penyelenggara MotoGp, tapi Pak Alex Noerdin yang berani memberikan terobosan. Kita bersyukur Gubernur telah meyakinkan Presiden dan Wapres serta jajaran Kemenpora,”pungkasnya.deny