Gubernur Minta Pejabat Perjuangkan Nasib Rakyat

 

Pelantikan 7 kdhKORANKITO.com-Palembang

Tujuh bupati dan wakil bupati hasil pemilihan umum daerah (Pemilukada) serentak di Sumatera Selatan (Sumsel), pada 2015, secara resmi mengucapkan sumpah dan dilantik secara bersamaan oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin di gedung Sport and Convention Center (PSCC), Palembang, Rabu (17/2).

 

Ketujuh pasangan kepala daerah tersebut yakni, Kuryana Aziz-Johan Anwar (Ogan Komering Ulu), Hendra Gunawan-Suwarti (Musi Rawas), M Kholid-Fery Antoni (Ogan Komering Ulu Timur), Popo Ali Maropoi-Sholehien Abuasir (Ogan Komering Ulu Selatan), AW Nofiadi Mawardi-M Ilyas Panji Alam (Ogan Ilir), Heri Amalindo-Ferdian Andreas Lacony (Penukal Abab Lematang Ilir), dan Syarif Hidayat-Devi Suhartoni (Musi Rawas Utara).

Dalam acara yang dihadiri 2000 undangan itu, Gubernur H Alex Noerdin menyampaikan harapannya kepada tujuh kepala daerah untuk fokus melaksanakan roda pemerintahan di daerah masing-masing. Selain itu, Gubernur juga meminta agar para kepala daerah periode 2016-2021 tersebut harus betul-betul peduli dan memperjuangkan nasib rakyat.

“Kita harapkan para bupati dan wakil bupati yang baru dilantik dapat segera menepati janji kampanyenya kepada masyarakat, Jangan ingkari amanah yang telah diberikan. Selalu bersinergi untuk membangun Sumsel lebih maju lagi kedepan,” tegas Alex

Disebutkannya, agar tujuh pasangan pemimpin daerah tersebut dapat bersama-sama menyelenggarakan pemerintahan dengan berorientasi kepada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Dijelaskan Alex, Seorang kepala daerah harus mampu memperjuangkan kesejahteran masyarakat dengan terus menggali potensi daerah untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

“Lakukan pembinaan masyarakat dengan menggandeng seluruh unsur terkait, Kepala daerah harus selalu berada di daerah yang dipimpin, kalau keluar daerah harus izin Gubernur serta angkatlah pejabat yang berkompeten dibidangnya,” imbuh Alex.

Orang nomor satu di Sumsel itu meminta pula agar para kepala daerah itu terus mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel diantaranya mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di seluruh kabupaten untuk menuju Sumsel zero asap 2016, mengatasi penduduk miskin dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada serta Meningkatkan pembangunan infrastruktur

Menurut Alex, Provinsi Sumsel bukan provinsi terbesar dan terkaya di Indonesia tetapi Sumsel memiliki semangat paling tinggi untuk maju dan  dibanding provinsi lain.

“Saya minta seluruh kepala daerah di Sumsel untuk bergabung bersama pemerintah provinsi Sumsel, bersama membangun Sumsel agar lebih maju dan sejahtera kedepan,’’ paparnya, dalam acara yang juga dihadiri mantan Gubernur Syahrial Oesman, mantan Gubernur Mahyudin, Mantan Ketua DPRD Sumsel Zamzami Ahmad, sejumlah bupati dan wali kota di Sumsel, serta para tokoh Sumsel lainnya.

Sementara itu, untuk para pejabat Bupati yang selama ini bertugas di tujuh kabupaten kemungkinan akan kembali ke posisi dan jabatan semula sebagai kepala SKPD di lingkungan Pemprov Sumsel, seperti Apriyadi akan kembali menjadi Kadinsos Sumsel, Richard Chahyadi akan kembali menjadi Kaban Kesbangpol Sumsel, Riki Junaidi menjadi Kasat Pol PP Sumsel, Yulizar Dinoto kembali menjadi Kepala BPBD Sumsel, Maulan Aklil kembali menjadi Kepala BP3MD Sumsel, dan Robby Kurniawan menjadi Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Sumsel. Namun, Semua ini belum dapat dipastikan karena masih menunggu petunjuk langsung dari Gubernur Sumsel. (ADV)