Bisa Dipercaya

Jual Senpi, Polisi Lampung Ditangkap

polisi lamungKORANKITO,com, Palembang

Oknum polisi berpangkat brigadir, AH, 30, ditangkap Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel, karena kedapatan memiliki, menjual senjata api (senpi) beserta amunisinya.

Dari tangan anggota polisi yang bertugas di Polres Waykanan Lampung itu, disita satu pucuk senjata api organik laras pendek warna hitam dengan amunisi tiga butir peluru berkaliber 3,8 mm.

Berita Sejenis
1 daripada 5

AH mengaku, mendapatkan senjata tersebut dari salah satu rekannya yang juga bekerja sebagai anggota polisi berinisial S. Saat itu, AH diminta oleh rekannya untuk menjual senpi beserta tiga butir amunisi dengan harga Rp 35 juta. “Saya dapat senjata api itu dari salah satu rekan saya yang juga anggota polisi. Kalau berhasil dijual nanti hasilnya akan dibagi,’’ ungkap AH, saat gelar tersangka di Mapolda Sumsel, Rabu (17/2).

AH yang bekerja di SPKT Polres Waykanan Lampung menjelaskan, keberadaan dirinya di Palembang lantaran sedang dalam masa mutasi. Kemudian menyempatkan diri ke Palembang untuk mengurus keluarga, karena ada sedikit masalah dengan sang istri. “Saya sudah berada seminggu di Palembang mau ngurus keluarga pak, soalnya saya sedang dalam masa mutasi” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol R Djarod Padavoka mengatakan, anggota tersebut ditangkap sekitar pukul 19:00 WIB, saat tim Unit Jatanras Polda Sumsel melakukan penyamaran setelah menghubungi pelaku via telepon. “Tersangka dan barang bukti kini sudah kita amankan, saat ini sedang kita lakukan penyelidikan, apakah benar senjata api tersebut pelaku dapat dari anggota berinisial S. Untuk pelaku sendiri akan dikenakan Pasal 1 Undang-undang Darurat no 12 tahun 1951, serta sanksi kode etik,” tegas Djarod. ardo