Dianiaya Guru, Lapor Polisi

IMG_2266 (1)KORANKITO.com Palembang-Lagi, penganiayaan yang dilakukan oleh oknum guru terhadap muridnya  terjadi. Kali ini menimpa siswa bernama Muhamad Sukri (15), pelajar kelas 9.V SMP PGRI, Palembang. Akibat aksi kekerasan ini, Sukri mengalami luka lebam.

 

Tidak terima atas ulah kasar sang guru, Sukri ditemani ibunya, Mastura (36), memilih jalur hukum dengan  melaporkan sang oknum guru berinisial Her (40) ke Polresta Palembang. Kepada petugas, Sukri mengaku  kejadiannya berawal ketika ia dituduh oleh temannya Temi telah mengejek teman lainnya yang bernama Wulan dengan sebutan perut buncit. Mendengar pengaduan Temi, Her langsung memanggil Sukri yang saat itu sedang membaca buku.

 

“Saya terkejut dibilang seperti itu. Kemudian dipaksa duduk oleh Pak Her. Saya juga tidak tahu kesalahan saya apa. Saya langsung dipukuli sebanyak 15 kali,” ujar Sukri.

 

“Sukri pulang sekolah seperti kesal. Saya lihat mukanya pucat dan sedikit lebam. Kemudian saya tanya, dia menjawab sudah dianiaya oleh gurunya. Saya tidak terima oleh itulah saya lapor,” imbuh Mastura yang tinggal di Jalan KH Azhari Lorong Beringin Jaya No 83, RT 1905 Kelurahan 13 ulu Kecamatan SU II, Palembang.

 

Mastura berharap pelaku bisa ditangkap atas laporannya karena kini tidak zamannya lagi mendidik anak dengan kekerasan. “Cukup dipanggil saja anaknya dinasehati. Jika memang benar dia bersalah, panggil orang tuanya. Jangan seperti ini,” tegas Mastura.

 

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui Ka SSP Iptu Cek Mantri menambahkan, korban sudah dimintai keterangan dan laporannya sudah diterima. “Hingga saat ini korban masih kami suruh untuk melakukan visum, guna penyelidikan lebih lanjut. Jika terbukti, pelaku akan dikenakan Undang Undang Perlindungan Anak,” katanya.Rocky