Demi Susu Anak, Sofyan Nekat Bobol Konter HP

Demi Susu Anak, Sofyan Nekat Bobol Konter HPKorankito.com, Palembang – Nasib apes harus dialami Ahmad Sofyan (19) warga Jalan Basuki Rahmat kecamatan Kemuning. Dia harus diciduk oleh petugas Polsek Ilir Barat (IB) I Palembang, lantaran dirinya terbukti melakukan tindak pidana pencurian disebuah konter hp Panda Selluler yang terletak dikomplek PS Mall, Rabu (3/2).

Tersangka yang tak lain pegawai Panda Selluler tersebut, mengaku melakukan pencurian lantaran dirinya membutuhkan biaya tambahan untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya.

“Untuk beli susu anak saya yang kedua pak, soalnya saya nikah muda, jadi penghasilan saya sekarang agak kurang mencukupi” ungkap Sofyan saat gelar tersangka di Mapolek Ilir Barat (IB) I, Jumat (5/2).

Masih dikatakan Sofyan, jika dirinya melakukan pencurian tersebut sesaat ia hendak berhenti dari Panda Selluler, dikarenakan tersangka sudah paham dengan kondisi konter. Ia pun langsung melancarkan aksinya seorang diri dengan cara membuka rolling door yang menjadi tempat penyimpanan handphone ditempat ia bekerja dan langsung menyabet beberapa handphone dan satu buah televisi.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita tiga unit handphone, satu unit televisi dan sepeda motor milik tersangka yang ia pakai untuk melancarkan aksinya. “Saya waktu itu mau berhenti pak, jadi saya langsung melakukan pencurian tersebut dan kabur tanpa kembali lagi kesana,” katanya.

Kapolsek Ilir Barat (IB) I Kompol God Parlaslo melalui Wakapolsek Iptu Aidil Fitri mengatakan, jika pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat jika telah terjadi pencurian di konter hp tersebut, dan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan bekerja sama dengan beberapa pegawai yang berada dilokasi.

Tak butuh waktu lama, pihaknya pun pendapatkan informasi dari pesan singkat broadcast yang didapat dari salah satu teman kerja tersangka jika ia akan menjual beberapa barang. Saat itulah, petugas langsung melakukan penangkapan dengan berjanji akan bertemu dengan tersangka didaerah PTC Mall dengan berpura-pura sebagai pembeli.

“Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya kita mendapatkan informasi tentang tersangka. Dan saat itu juga kita langsung bergerak untuk menangkap pelaku yang tak lain pegawai dari Panda Selluler itu sendiri. Akibat ulahnya, tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkas Aidil. (Kardo)