Diumpat dan Diancam, Emi Lapor Polisi

Diumpat dan Diancam, Emi Lapor PolisiKorankito.com, Palembang – Mulutmu harimaumu, begitulah pepatah yang tepat atas apa yang dialami Chandra alias Ican warga Jalan Gubernur H Bastari Lorong Sederhana RT. 26 Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, karena sudah berkata kasar dan kotor dengan nada ancaman kepada Emi Susanti.

Emi Susanti yang tercatat sebagai  warga Perum OPI Jalan Riau Block O No. 18 RT. 56 RW. 16 Keluarahan 15 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, akhirnya melaporkan Atas perbuatannya itu Emi melaporkan ancaman yang menimpa dirinya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Polresta Palembang, Jumat (5/2).

Dihadapan petugas Emi menceritakan, awal mula kejadian saat ia berkenalan dengan istri Chandra di sekolah anaknya. Karena sudah sering bertemu dan saling kenal, Emi pun sempat meminjamkan uang Rp 500 ribu kepada istri Chandra.

“Saya datang kerumah mau menagih hutang, tetapi Chandra yang menemuinya langsung marah-marah dan menghina saya dengan kata-kata kotor dan bernada keras,” jelas ibu tiga orang anak ini.

Lanjut Emi kepada petugas, tidak hanya kata-kata kotor yang diucapkan, Chandra juga menantang suaminya. “Dia meminta saya mendatangkan suami dan menantang untuk membunuhnya. Saya tidak terima dengan perlakuan seperti ini,” ujar pedagang bawang di pasar induk Jakabaring ini.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede melalui Kepala SPKT Aipda Novi Arianto mengatakan, telah menerima laporan dengan tanda bukti lapor LP/B-344/II/2016/Sumsel/Resta.

“Kita serahkan kepada Reskrim untuk ditindak lanjuti. Untuk tersangka akan kita kenakan pasal 335 KUHP tentang memaksakan sesuatu kepada orang lain dengan cara kekerasan,” tutupnya. (Muhammad Rocky)