Kapolda Sumsel Siap Perangi Premanisme

Irjen Pol Drs Djoko Prastowo menghadiri acara Coffee Morning dengan para jurnalis di Bukit Golf Resto, Rabu (3/2),

Irjen Pol Drs Djoko Prastowo menghadiri acara Coffee Morning dengan para jurnalis di Bukit Golf Resto, Rabu (3/2),

Korankito.com, Palembang – Sejak dilantik sebagai Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Drs Djoko Prastowo, langsung mengambil beberapa kebijakan sejak hari pertama menjalankan tugas, terutama kebijakan tegas terhadap pemberantasan premanisme yang terjadi di Sumsel.

Dalam sambutannya saat menghadiri acara Coffee Morning dengan para jurnalis di Bukit Golf Resto, Rabu (3/2), Kapolda kembali menegaskan, jika pihaknya dan segenap jajaran kepolisian Polda Sumsel, akan segera mengusut tuntas tindak kriminalitas dan pelaku premanisme.

Tidak terkecuali para pelaku pemalakan  seperti yang dialami puluhan sopir truk yang terjadi Prabumulih. Sopir yang sebagian besar mengangkut sayuran dari Pagaralam, bahkan sempat mendatangi Griya Agung untuk menemui Gubernur Alex Noerdin, guna menyampaikan keresahan terhadap ulah para preman.

“Kita akan bersihkan premanisme di Sumsel. Namun, saat ini kita akan melakukan tindakan secara baik-baik, karena saya paham betul masyarakat Sumsel semuanya baik jika diajak untuk melakukan musyawarah. Tapi jika masih tetap meresahkan, kita tidak segan-segan untuk menindak tegas,” tegas Djoko.

Selain kebijakan yang bertujuan mengutimatum para pelaku premanisme, Kapolda juga akan terus memantau kasus Kebakaran hutan dan Lahan (Karhutlah) yang sempat mencoreng nama Sumsel dimata negara-negara tetangga.

Selain itu, Kapolda juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk be

kerja sama dan tidak takut untuk melaporkan ke petugas, jika melihat aksi kejahatan. Ini semata demi keamanan dan kenyamanan bersama.

“Kita sama-sama memerangi kejahatan di Sumsel, dan kita juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga keamanan diwilayah Sumsel agar menjadi Provinsi yang aman,” tukas Djoko. (Kardo)